
BATURAJA — Suasana penuh syukur dan sukacita menyelimuti Gedung Serba Guna (GSG) Stasi Keluarga Kudus Tegal Arum, Baturaja, Sumatera Selatan. Ratusan umat Katolik berkumpul untuk merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-60 Paroki Santo Petrus dan Paulus Baturaja sekaligus sakramen penguatan iman pada Minggu (28/6/2026).
Perayaan Ekaristi dipimpin langsung oleh Uskup Keuskupan Agung Palembang, Mgr. Yohanes Harun Yuwono, didampingi oleh Pastor Paroki Romo Vian Dharma dan Romo Ignasius Dwijoko. Sejak pukul 09.00 WIB, umat dari berbagai lingkungan dan stasi telah memadati lokasi dengan penuh syukur untuk merefleksikan perjalanan iman paroki selama enam dekade.

Dalam homilinya, Mgr. Yohanes Harun Yuwono mengingatkan bahwa usia 60 tahun adalah momentum penting untuk memperbarui semangat pelayanan.
“Perjalanan enam puluh tahun merupakan anugerah Tuhan yang patut disyukuri. Ini menjadi tantangan bagi seluruh umat untuk terus menghadirkan Gereja yang hidup, terbuka, dan menjadi berkat bagi masyarakat,” tegas Bapa Uskup.
Selain peringatan hari jadi, momen ini menjadi sangat bersejarah bagi 121 umat yang menerima Sakramen Krisma. Sakramen ini menjadi tanda pencurahan Roh Kudus agar para penerima semakin dewasa dalam iman dan berani menjadi saksi Kristus di tengah Gereja dan masyarakat.

Menjaga Persaudaraan
Usai misa, rasa syukur diwujudkan secara simbolis melalui pemotongan tumpeng dan kue ulang tahun oleh Bapa Uskup bersama Romo Vian, yang disambut tepuk tangan meriah dari seluruh umat.
Acara kemudian ditutup dengan ramah-tamah dan makan bersama. Setiap lingkungan paroki membawa dan membagikan hidangan dalam suasana kekeluargaan yang erat. Kebersamaan ini menegaskan bahwa Gereja tidak hanya hidup di dalam ritus liturgi, melainkan juga nyata dalam ikatan persaudaraan sehari-hari.

Melalui perayaan ini, umat Paroki Baturaja diajak untuk terus melangkah maju, mandiri, dan siap menghadapi tantangan zaman dengan iman yang semakin bertumbuh.
***Ignatius Indar Prastawa (Komsos Paroki St. Petrus dan Paulus Baturaja)
